Selasa, 29 Oktober 2019

WHAT IS PHONOLOGY ?


Asssalaamu'alaikum...
What's up everyone.....welcome back to my blog...
I hope all of you be healthy anytime..Aamiin..
I'll writing here about Phonology.


Image result for what is phonology


                           




  • Phonology is the study of the sound systems of languages.
  • Phonology is the aspects of language related to the distinctive features of the representation and reception of sound system of language.
  • Phonology is the study of the sound system of a given language and the analysis and classification of its phonemes.
  • Phonology is the study of how sounds are organized and used in natural languages.
  • Phonology is the study of the way sounds function in languages,including phonemes,syllable structure stress,accent,intonation,and which sounds are distinctive units within a language;the way sounds function within a given language.

There are two kinds of phonology.Phonetics and Phonemics.Phonetics is the study of how the phonemic sounds of a language are pronounced.Where as phonetic science studies the workings of human organs,especially those related to the use and pronunciation of languages.Phonemic is a part of phonology which studies the sound of speech according to its function as a differentiator of meaning.


Phonology is just one of several aspects of language.It is related to other aspects such as phonetics,morphology,syntax and pragmatics.


Here is an illustration that shows the place of phonology in an interacting hierarchy of levels in linguistics :






    Phonology, in contrast to phonetics, focuses not on sounds as individual phenomena but on the function they fulfill in speech as components of more complex semantic units—morphemes and words. For this reason, phonology is sometimes called functional phonetics. The Russian linguist N. S. Trubetskoi defined the relationship between phonology and phonetics as follows: the basis of any phonological description is the determination of distinctive sound oppositions, and a phonetic description is the basis and the source of material for a phonological description.

    The basic unit of phonology is the phoneme, and phonology focuses on the study of phonemic oppositions, which in their aggregate constitute a language’s phonological system, or its phonological paradigmatics. A phonemic system is described in terms of distinctive features, which are the basis of phonemic oppositions. Distinctive features are combinations of articulatory and acoustic properties of sounds and are manifested in such phonemic contrasts as voiced-voiceless and open-closed. A major concept of phonology, that of position, facilitates the description of phonological syntagmatics, that is, the principles according to which phonemes are manifested within the different environments of the speech sequence. In particular, phonological syntagmatics deals with the principles according to which phonemic oppositions and phonemic positional variations are neutralized.


                 Image result for example of phonology


   
Phonology can be related to many linguistic disciplines,including psycholinguistics,cognitive science,sociolinguistics,and language acquisition.Principles of phonology can also be applied to treatments of speech pathologies and innovations in technology.It terms of speech recognation,system can be designed to translate spoken data into text.In this way,computers process the language like our brains do.The same process that occur in the mind of a human when producing and receiving language occur in machines.One example of machines decoding language is the popular intelligence system,Siri.

     

Phonological Rules

One of the main components of phonology is the study and discovery of phonological rules. Rules are the way phonologists predict how a speech sound will change depending on its position in various speech environments. For example, the final 's' sounds in 'helps' and 'crabs' follow a simple-to-understand phonological rule. In these words, the 's' sound changes depending on what speech sound immediately precedes it.
Let's take a second and speak the following words out loud, paying close attention to the final 's' sound and the sounds immediately preceding it. (Hint: Put two fingers on your throat as you pronounce the final sound and the sound immediately before it. See if you can notice what happens.)
  • Helps
  • Crabs
  • Sits
  • Looks
  • Words
  • Gloves 
   Here's a little bit about what is phonology.We can learn more about it sooner by many kind of ways.I hope all of you can learn it too.

Thank you for reading my simple blog today,guysss...

I recommend you to comment below...



Image result for thank you




                                                        

Rabu, 16 Oktober 2019




APA ITU BAHASA ? APA ITU LINGUISTIK ? DAN APA SIH HUBUNGAN KEDUANYA ?






See the source image





      

Bahasa sejatinya adalah sebuah alat untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain.Sedangkan linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa itu sendiri.Itulah pengertian sederhana soal bahasa yang saya ketahui.Di tulisan saya ini,saya akan mencoba mengulasnya lebih dalam dengan mencantumkan beberapa pendapat para ahli bahasa      



                   
1.BAHASA



Dibawah ini adalah pengertian Menurut Para Pakar

    • Menurut Gorys Keraf (1997:1), Bahasa ialah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

    • Menurut Fodor (1974), Bahasa ialah system simbol dan tanda. Yang dimaksud dengan system simbol ialah hubungan simbol dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan system tanda ialah bahwa hubungan tanda serta makna bukan konvensional tetapi ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang dimaksud.

    • Menurut Bolinger (1981), Bahasa ialah  memiliki system fonem, yang terbentuk dari distinctive features bunyi, system morfem serta sintaksis. Untuk mengungkapkan makna bahasa harus berhubungan dengan dunia luar. Yang dimaksud dengan dunia luar ialah dunia diluar bahasa termasuk dunia dalam diri penutur bahasa. Dunia dalam pengertian seperti ini disebut dengan realita.

    • Menurut Felicia (2001:1), Bahasa ialah alat yang digunakan untuk dapat berkomunikasi sehari-hari, baik bahasa lisan atupun bahasa tulis

    • Menurut Sunaryo (2000:6), Bahasa didalam struktur budaya ternyata memiliki kedudukan, fungsi serta peran ganda ialah sebagai akar serta produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    • Menurut Owen, Bahasa ialah bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial ataupun sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki serta kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan. www.gurupendidikan.com

    • Menurut Tarigan (1989:4), beliau memberikan dua definisi bahasa. Pertama, bahasa ialah suatu sistem yang sistematis, barang kali juga sistem generatif. Kedua, bahasa ialah seperangkat lambang-lambang mana suka ataupun simbol-simbol arbitrer.

    • Menurut Santoso (1990:1), Bahasa ialah rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar.

    • Menurut Mackey (1986:12), Bahasa ialah suatu bentuk serta bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) ataupun sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan ataupun suatu tatanan dalam sistem-sistem.

    • Menurut Wibowo (2001:3), bahasa ialah sistem simbol bunyi yang bermakna serta berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang mempunyai sifat arbitrer serta konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan serta pikiran.

    • Menurut Walija (1996:4), Bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap serta efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan serta  pendapat kepada orang lain.

    • Menurut Syamsuddin (1986:2), Bahasa memiliki dua pengertian. Pertama, bahasa ialah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran serta perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi serta dipengaruhi. Kedua, bahasa ialah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik ataupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga serta bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.

    • Menurut Pengabean (1981:5), Bahasa ialah  suatu sistem yang mengutarakan serta melaporkan apa yang terjadi pada sistem saraf.

    • Menurut Soejono (1983:01), Bahasa ialah suatu sarana perhubungan rohani yang teramat penting dalam hidup bersama.

        Begitu banyak pengertian - pengertian dan defenisi - defenisi lainnya mengenai apa itu bahasa.Pada zaman Yunani para filsuf meneliti apa yang dimaksud dengan bahasa dan apa hakikat bahasa itu sendiri.Mereka sependapat bahwa bahasa adalah sistem tanda.Dua filsuf besar yang pemikirannya terus berpengaruh sampai saat ini adalah Plato dan Aristoteles.

        

        Sebenarnya Plato tak serta merta membuat pemikiran baru tentang bahasa,ia meneruskan filsuf sebelummya yakni Sokrates.Plato merumuskan bahwa bahasa berasal dari peniruan bunyi-bunyi  ( Kaelan, 2009:28 ).



        Agak berbeda dengan pemikiran Plato,Aristoteles (muridnya) kemudian mengembangkan lagi mengenai bahasa.Aristoteles menyebutkan bahwa bahasa mendasar pada prinsip metafisisnya ( Kaelan, 2009:30 ).Aristoteles mengatakan bahwa bahasa bukan hanya berasal dari bunyi-bunyian saja,akan tetapi ada hal lain yang melatarbelakanginya.



        Demikian pengertian bahasa menurut ahli secara singkat.Saya sih,menyimpulkan bahasa itu adalah alat komunikasi,dengan bahasa kita bisa berinteraksi dengan orang lain.Dengan bahasa kita bisa menyampaikan sesuatu hal kepada orang lain.Dengan bahasa,kita bisa memahami orang lain.

Bahasa memiliki peranan yang paling penting dalam kehidupan dan interaksi sosial.



2. LINGUISTIK



       Nah,tentang apa itu linguistik.Linguistik secara umum diketahui sebagai ilmu bahasa.Bahasa di sini tentu saja bahasa manusia,bukan bahasa binatang.Lalu siapa orang yang menjadi penemu linguistik ? Penemu ilmu linguistik adalah Ferdinand de Saussure ( 1857-1913 ) yang terangkum didalam bukunya Course de Linguisticue Generation.Buku ini pertama kali terbit pada tahun 1916.Namun terjemahannya dalam bahasa Indonesia baru terbit pada tahun 1988.

Linguistik mempelajari darimana bahasa itu berasal,bagaimana bahasa itu berkembang,bagaimana bahasa itu bisa dipakai sebagai alat komunikasi,dan masih banyak lagi penjabarannya sebagai bahan kajian bahasa.



Berikut ini adalah definisi linguistik dari pendapat para ahli yang telah dikemukakan:

1.      Menurut Bloomfield (1933: 20 – 34), definisi dari linguistik yaitu sains (science), seperti halnya ilmu fisika dan ilmu kimia adalah bagian dari sains (science).

2.      Menurut Comsky, definisi dari linguistik yaitu suatu generatif yang sifatnya adalah mentalistik hal ini dikarenakan tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan hakekat kompetensi (competence) dan bukan menjelaskan hakekat kinerja (performance).

3.      Menurut Hjlemslev, definisi dari linguistik adalah suatu contoh metasemiotika (telaah tentang bahasa yang juga adalah bahasa itu sendiri).

4.      Menurut Benveniste, definisi linguistik yaitu suatu perbedaan antara dimensi-simensi semantik dan semiotik pada suatu bahasa.

5.      Menurut Newmark, definisi lingusitik yaitu suatu ide dasar yang ada di dalam suatu teks yang bersangkutan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa makna ini tidak berbeda jauh dari serangkaian makna leksikal.

6.      Menurut Martinet (1987: 19), definis linguistik yaitu suatu ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya.

7.      Menurut Matthews, definisi dari linguistik adalah suatu studi ilmiah atau ilmu bahasa yang mempelajari tentang bahasa.

8.      Menurut Harimuti Kridalaksana, linguistik didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang tata bahasa.

9.      Menurut Dubois, Jean, definisi dari linguistik yaitu suatu kajian ilmiah tentang bahasa.

     

    Nah, setelah kita mengerti definisi dari para ahli di atas, dapat kita simpulkan bahwa linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya.Semua pengkajian tentang bahasa di bahas di sini.Lalu muncul pertanyaan,apa saja manfaat linguistik itu sendiri ?

    Linguistik memberi manfaat langsung kepada orang yang berkecimpung dalam kegiatan yang berhubungan dengan bahasa seperti linguis,guru bahasa,penerjemah,penyusun kamus,penyusun buku teks,dan sebagainya.

     Selain itu linguistik juga memberikan penjabaran tentang bagaimana seseorang dapat menguasai bahasa dan penggunaannya.

     Nah,dari beberapa kutipan di atas,saya akan coba menyimpulkan apakah bahasa dan linguistik saling berhubungan ? Menurut saya bahasa dan linguistik sangat berhubungan,karena bahasa di dunia ini sangat beragam.


      BAHASA adalah objek kajian dalam LINGUISTIK itu sendiri.Tentu saja hubungannya sangat erat.Linguistik lahir karena adanya bahasa.Linguistik adalah wadah tentang ilmu bahasa itu sendiri.Kegunaan mempelajarinya adalah supaya bahasa dapat digunakan dengan benar,sesuai dengan kaidah dan maknanya.

          Demikian ulasan singkat saya mengenai bahasa,linguistik dan hubungannya.Semoga ulasan ini BERMANFAAT bagi saya dan bagi siapa saja yang membacanya.Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan.


See you ya guys pada blog saya berikutnya.


Minggu, 13 Oktober 2019

My short story life




     

Jumat, 04 Oktober 2019


Who am I ?



         Aku dilahirkan di kota Kuala Simpang - Aceh pada tanggal 23 Agustus 1983.Menurut cerita nenekku dulu,orang tuaku memberi nama Siti Aisyah.Tapi sejak orang tua ku bercerai nama itu berganti menjadi Dewi Agustini.Entah siapa yang menggantinya,aku tidak punya informasi yang akurat.Ah...apalah arti sebuah nama,fikirku.
        Yang aku tau,masa kecilku sangat buruk.Ternyata benar,kisah keluarga broken home itu sangat tragis seperti yang ku alami.Tinggal menumpang dari satu rumah saudara ke rumah saudara yang lain.Harus beradaptasi dean situasi yang menurutku berat.Itu ku alami sejak usiaku sampai masuk usia sekolah (SD).Sudahlah,sebenarnya aku kurang suka menceritakan bagian-bagian ini.Air mata ku terlalu terasa murahan setiap kali aku harus menceritakannya.
         Saat usiaku 7 tahun ayahku menikah lagi.Sejak itu kami tinggal menetap di sebuah rumah sederhana yang ayahku beli sendiri.Ayah masih tetap bekerja keluar kota seperti biasanya.Fix,aku tinggal dan diasuh oleh ibu tiri.Soal bagaimana kejam nya ibu tiri ku..hmmm...jangan kalian tanya.Aku berusaha jadi anak yang baik,meskipun tidak pernah mendapat pengakuan di mata ibu tiriku.Aku berusaha menerimanya.Karena aku tau,di depan masih banyak lagi ujian-ujian yang harus kulewati.Harus kuat,itu yang selalu bergumam di hatiku.
         Cerita soal masa kecilku,sudahlah biar aku saja yang tau.Aku hanya menceritakannya sedikit.Ada cerita lain yang menurutku lebih layak ku bagikan.Tentang pendidikan formal ku yang berantakan.Tentang bagaimana aku menjalaninya.
         Sejak SD aku termasuk anak yang selalu juara kelas.Hampir setiap caturwulan juara kelas itu tidak pernah absen.Bahkan juara umum pun sampai aku duduk di bangku SMA.Aku harus merasa bersyukur untuk itu,meskipun aku hidup dalam keadaan yang hampir jauh dari kata bahagia,aku tetap bisa juara kelas.
        Aku dulu punya cita-cita,suatu hari aku bisa lulus sarjana dan menjadi pengusaha yang sukses,yang banyak duit,bisa bantu orang lain,dsb.Tamat SMA aku masuk PTN di kota Medan melaui jalur PMDK.TIdak ada 1 orang pun yang mendukung kuliahku waktu itu selain ayahku.Tapi ayah jauh merantau di luar kota.Itu yang membuatku bingung.Ibu tiriku mentah-mentah menolak aku untuk kuliah.Alasannya sangat konyol,karena ibu tiriku tidak mau dia kekurangan jatah uang bulanan dari ayah karena membiayaiku kuliah.
        Semua kujalani dengan berat selama 3 semester.Harus bergelut dengan keadaan.Bukan soal financial,tapi ini soal keributan-keributan dalam keluarga kami.Tanpa kusadari,aku menjadi sosok yang keras,dan pemarah.Aku selalu gampang emosi.
        Aku cuma bisa bertahan kuliah di semester 3.Aku merasa nggak kuat lagi karena ibu tiriku terus menerus mempermasalahkan kuliahku.Aku pindah ke kota P,kota dimana ayahku bekerja.Awalnya aku ingin mencari pekerjaan,atau apalah.Tapi ayah malah memintaku untuk kursus menjahit.Aku tidak suka menjahit.Aku menolak permintaan ayahku.Aku sempat mengutarakan keinginanku pada ayah,kalau aku ingin melanjutkan kuliahku di kota P.Tapi ayah waktu itu sedang mengalami krisis keuangan.Ayah minta aku menunggu untuk waktu yang tidak tau kapan.Dalam masa menunggu itu ( 8 bulan ),ada keributan dalam keluarga kami.Aku cukup stress waktu itu.Aku pun kabur dari rumah tanpa tujuan.Aku punya seorang teman,sebut saja namanya Tini.Tini mengajakku bekerja disebuah toko kelontong.Tapi aku cuma bisa bertahan selama 4 bulan.Aku malah berfikir sebaiknya aku nikah aja.Keputusan konyol yang datang karena aku merasa lelah.
       Ada rasa sakit yang teramat dalam di lubuk hatiku,disaat aku harus menutup akses tentang cita-citaku.Aku terus meratap hampir setiap malam.Pernikahan yang tidak kulandasi apa-apa justru membuatku semakin down.Aku bersumpah tidak akan lagi mengingat atau menginginkan soal pendidikanku.Aku harus mendedikasikan hidupku untuk anak-anakku.Karena aku tau,anak-anakku punya masa depan yang harus kuperjuangkan,jangan sampai seperti aku.
        Aku ibu rumah tangga biasa,dengan kehidupan ekonomi yang sederhana.Bahkan bisa dibilang pas-pasan.Semua berjalan normal meskipun tak mulus.Tapi di akhir 2015,suatu malam aku bermimpi.Rasa-rasanya aku masih kuliah.Mimpi itu terus menghantuiku.Ada rasa rindu belajar kembali.Rasa yang begitu membuncah.Tapi aku pendam.Aku duit dari mana untuk kuliah,fikirku.Lagi pula untuk apa juga,usiaku kan sudah nggak muda lagi,Untuk apa juga.
        Tapi rasa itu terus mengganggu,aku coba beranikan diri bicara sama suami.Awalnya suamiku tertawa,kenapa baru sekarang,katanya.Aku merasa malu dengan tanggapannya.Suamiku bilang,kita uang dari mana,sedangkan kuliah itu butuh uang yang besar,jangan sampai anak-anak sekolahnya terganggu.Iya juga sih,fikirku.
        Suatu hari,salah seorang guru anakku datang kerumah.Menawarkan kuliah di universitas Lancang Kuning karena ada program beasiswa.Wah,sesaat aku tertegun,apa ini.Apa ini yang dinamakan The Second Oppurtunity.Aku coba bicara sama suami,bagaimana.Suamiku merespon dengan sangat baik.Suamiku bertanya apakah aku yakin,apakah aku mampu belajar kembali di usiaku yang tidak lagi muda.Aku jawab sekenanya.Aku akan coba.Dan suamiku mengizinkan.Aku pun kuliah kembali dan harus bersaing dengan anak-anak muda.Hahahhha.
        Aku berusaha membangun kekuatan belajar ku kembali.Meskipun aku sadar,itu tidak mudah.Bagaimana pun zaman telah berubah.Tekhnologi sangat berperan saat ini.Tapi insyaallah,aku akan berusaha sebaik mungkin.Aku belajar untuk diriku dan untuk anak-anakku.Ilmu yang menjadi target utamaku,sedangkan gelar akademik,adalah target kedua yang harus kuselesaikan untuk jerih payah kerja suamiku.
        Semoga tulisan ini bisa menginspirasi siapa saja yang membacanya.Belajar itu wajib,membagikan ilmu pada orang lain juga wajib.So,do your best always.Keep struggle even you was old.Fastabiqul khoirot.Selamat berjuang para pencari ilmu.
     






THE DEADLY VIRUS COVID-19 IN 2020 At the end of December 2019 we have an unexpected disaster. This deadly virus is called Covid-19.Viru...